Baturaja, Minggu, 4 Juli 2010 / 22 Rajab 1431 H

Berikut ini adalah lanjutan dari latihan Inkscape saya. Saya tertarik untuk menggambar Masjid Abu Mansur di Samarkand (Uzbekistan) ini karena desainnya yang unik. Pertama kali melihat gambar masjid ini di sebuah trid di Kaskus, tentang masjid-masjid terunik di dunia.

Ini adalah foto asli Masjid Abu Mansur. Klik untuk ukuran lebih besar.

Masjid Abu Mansur, Samarkand (Uzbekistan)

Masjid Abu Mansur, Samarkand (Uzbekistan)

dan ini adalah replikanya dibuat menggunakan Inkscape.

Klik untuk ukuran lebih besar.

Masjid Abu Mansur, Samarkand (Uzbekistan)

Masjid Abu Mansur, Samarkand (Uzbekistan)

Topik ini juga saya post di Kaskus : Latihan Inkscape: Masjid Abu Mansur, Samarkand (Uzbekistan)

Terima kasih kunjungannya :)

Posted by: azohri | May 22, 2010

Belajar Menggambar: Masjid Nur Astana, Kazakhstan

Sabtu, 22 Mei 2010 / 8 Jumadil Akhir 1431 H

Bismillahirrahmanirrahim

Berikut ini adalah hasil belajar menggambar saya dan sekaligur belajar menggunakan Inkscape.

Inkscape (http:///www.inkscape.org) adalah salah satu aplikasi untuk desain grafis yang bersifat Free and Open Source Software. Inkscape sangat terkenal di dunia FOSS, selain The GIMP. Inkscape berbasis vektor sedangkan The GIMP berbasis pixel.

Dan kali ini saya menggambar Masjid Nur Astana, Kazakhstan. Masjid Nur Astana adalah sebuah masjid yang terletak di kota Astana, ibukota negara Kazakhstan. Saat ini, Masjid Nur Astana adalah masjid yang terbesar di Kazakhstan dan juga di Asia Tengah. Masjid Nur Astana memiliki tinggi 40 meter yang melambangkan usia Nabi Muhammad SAW ketika diangkat menjadi Rasul. Menaranya memiliki tinggi 63 meter yang melambangkan usia Nabi Muhammad SAW ketika wafat.

Berikut adalah foto asli dari Masjid Nur Astana, Kazakhstan:

Masjid Nur Astana, Kazakhstan

Masjid Nur Astana, Kazakhstan

dan ini adalah hasil menggambar saya dengan Inkscape :)

Masjid Nur Astana, Kazakhstan

Masjid Nur Astana, Kazakhstan

Terima kasih atas kunjungannya :)

Silahkan kalau ada yang berminat men-save :)

Topik ini juga saya post di Kaskus: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4121315

sumber:  http://en.wikipedia.org/wiki/Nur-Astana_Mosque

Selasa, 13 Rabiuts Tsani 1431 H / 27 April 2010

Bismillahirahmanirrahim…

Saya iseng-iseng belajar menggambar lagi, sebagai latihan awal saya menggambar mobil Mercedes Benz McLaren SLR Stirling Moss. Tool yang digunakan untuk menggambar mobil ini adalah The GIMP, sebuah aplikasi image-editing yang free and open source.

Saya suka bentuk mobil ini, walau belum pernah melihat langsung tapi saya suka sekali dengan tampilannya, sepertinya enak buat jalan-jalan sore.

Setelah googling, ternyata Stirling Moss adalah nama pembalap F1 berkebangsaan Inggris yang berkarir pada 1948  – 1962.

Foto asli:

Mercedes Benz McLaren SLR Stirling Moss

Mercedes Benz McLaren SLR Stirling Moss

dan berikut adalah hasilnya….

Hasil menggambar Mercy Stirling Moss menggunakan The GIMP

Hasil menggambar menggunakan The GIMP

Silahkan kalau ada yang mau men-save :)

Terima kasih sudah berkunjung :)

Tuesday, 13 April 2009 – 28 Rabiuts Tsani 1431 H

Bismillahirrahmanirrahim

This simple writing is inspired from my uncle speak. He said that there is an ethnic in China that has similar traditional costume with Minang. So, I’m interested to find out what ethnic is that, I found that it’s the Zhuang ethnic group.

Minangkabau ethnic group or Minang for short is one of ethnics in Indonesia. They majority live in West Sumatera province, Sumatera Island and also and lots of them live in Negeri Sembilan (The Land of Nine States), Malaysia. In Indonesia, they are also called Urang Minang, Urang Awak, or Orang Padang. Their current population is about 8 million people. About 3,7 million live in West Sumatera Province, and the others can be found almost  in all other provinces.

The Zhuang are an ethnic group of people who mostly live in the Guangxi Zhuang Autonomous Region in southern China. Some also live in the Yunnan, Guangdong, Guizhou and Hunan provinces. They form one of the 56 ethnic groups officially recognized by the People’s Republic of China. Their population, estimated at 18 million people, puts them second only to the Han Chinese and makes the Zhuang the largest minority in China.

The location of Sumatera Barat (Indonesia), Negeri Sembilan (Malaysia), and Guangxi (China)

The location of Sumatera Barat (West Sumatera, Indonesia), Negeri Sembilan (The Land of Nine States, Malaysia), and Guangxi Zhuang Autonomous Region (China)

The major similarity culture between Minang people and Zhuang people is the traditional costume, especially for the women traditional costume. They wear same style to cap their head, which is like a couple of buffalo’s horn. That’s true in Minang philosophy, it symbolizes a couple of buffalo’s horn, based on the history about the match between Minang buffalo versus Javanese buffalo. For men costume, we can see from below pictures that both of them use black with gold-colored accessories on the arms and legs but the pattern is different.

Minang’s traditional costume

Minang's girls in tradisional costume

Minang's girls in everyday-life tradisional costume

Minang's bride

Minang's girl in bride costume

Other style of Minang's traditional women costume

Another style of Minang's traditional women costume

Minang's elder or cultural figures

Minang's elder or cultural figures, they are the leaders for cultural activities

Minang's boys and girls

Minang's boys and girls

Minang bride and bridegroom small figure

Minang bride and bridegroom small figure

This is the Minang people traditional house, called Rumah Gadang

Rumah Gadang, the traditional house of Minang people

Rumah Gadang, the traditional house of Minang people

Zhuang traditional costume

Zhuang girl in traditional costume

Zhuang girl in traditional costume

Zhuang girl

Zhuang girl

Zhuang women with their traditional music instrument

Zhuang women with their traditional music instrument

Zhuang family

Zhuang family

Zhuang carnaval

Zhuang carnaval

Zhuang little girls

Zhuang little girls

Cute Zhuang small figure

A couple of cute Zhuang small figures

Zhuang houses at the Longshen rice terraces

Zhuang houses at the Longshen rice terraces

Alright, the above pictures are some similarities between Minang ethnic and Zhuang ethnic. The Minang use matrilineal system for their kinship. In matrilineal society, the name clan is inherited from mother. Only few nations who use this matrilineal system, in Indonesia only three ethnics, they are Minangkabau, Alor, and Wemale. In India, for examples are Bunt, Garo, and Jaintia ethnics. The Jews are also a matrilineal society. For China, I know only two ethnics, Mosuo and Nakhi. I don’t know whether the Zhuang ethnic group is a matrilineal society or not.

References:

http://west-sumatra.com/index.php?option=com_ybggal&page=user&Itemid=27&pdisp=latest
http://baltyra.com/2010/01/10/56-etnis-suku-di-china-etnis-zhuang/
http://sites.google.com/site/chn56ethnicities/Home/zhuang
http://en.wikipedia.org/wiki/Zhuang_people
http://en.wikipedia.org/wiki/Negeri_Sembilan
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_matrilineal_or_matrilocal_societies

Thank you for visiting and reading :)

Alhamdulillah . . .

Seperti yang telah direncanakan pada http://azohri.wordpress.com/2010/03/18/18-maret-2010-2-rabiuts-tsani-1431-h/

akhirnya selesai juga rencana untuk membaca dan mempraktikan tulisan yang ada di buku tersebut.

Berikut adalah hasil dari masing-masing buku:

1. Extending PHP oleh Wez Furlong

Pada buku ini, Wez Furlong hanya mempresentasikan tentang pembuatan extension PHP mengenai DNS, saya tidak terlalu mengerti karena memang tidak ada contoh implementasinya.

2. Memproteksi Image dengan PHP oleh Stieven R. Kalengkian

Di sini saya juga gagal, karena output yang keluar tidak sesuai dengan yang tertulis di buku.

Gambar yang akan diproteksi tidak muncul di layar tapi klik kanan berhasil dicegah.

Berikut adalah tampilannya:

3. Tips Membuat Metode Searching Sederhana Ala Google oleh Nofriza Nindiyasari

Ini berhasil. Inti dari buku ini adalah membuat hasil pencarian mirip Google, dengan kata kunci yang kita masukkan dicetak tebal atau di-highlight. Berikut tampilan layarnya:

hasil pencarian dengan kata kunci PHP

Sekian pembelajaran, rencana berikutnya yaitu mulai menyelesaikan mempelajari satu per satu buku-buku atau e-book yang sudah didownload serta juga buku-buku yang telah dibeli.

Alhamdulillah, saya baru saja pulang kerja, masuk kamar dan langsung online.

Pekerjaan hari ini hanya mengikuti pelatihan tentang ITIL (IT Infrastructure Library), dibaca ai ti el, saya baru hari ini mengikuti pelatihan tersebut dikarenakan beberapa hari sebelumnya pulang ke Baturaja (Sumsel) untuk mengobati rasa rindu dengan keponakan yg lucu banget.

Jadi, saya belum begitu mengerti tentang IT Infrastucture Library ini. Tapi saya sangat menyimak dan menikmati penjelasan yang diberikan pemateri tadi, bahasanya ringan dan sesekali humor, membuatnya mudah dipahami  dan yang pastinya tidak membuat kantuk dan bosan. Berikut penjelasan yang disalin dari Wikipedia:

==============================

ITIL atau Information Technology Infrastructure Library (Bahasa Inggris, diterjemahkan Pustaka Infrastruktur Teknologi Informasi), adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan TI. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya. ITIL memberikan deskripsi detil tentang beberapa praktik TI penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi TI.

Walaupun dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an, penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan).

Pada 30 Juni 2007, OGC menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut adalah:

  1. Service Strategy
  2. Service Design
  3. Service Transition
  4. Service Operation
  5. Continual Service Improvement

Kelima bagian tersebut dikemas dalam bentuk buku, atau biasa disebut sebagai core guidance publications. Setiap buku dalam kelompok utama ini berisi:

  1. Practice fundamentals – menjelaskan latar belakang tahapan lifecycle serta kontribusinya terhadap pengelolaan layanan TI secara keseluruhan.
  2. Practice principles – menjelaskan konsep-konsep kebijakan serta tata kelola tahanan lifecycle yang menjadi acuan setiap proses terkait dalam tahapan ini.
  3. Lifecycle processes and activities – menjelaskan berbagai proses maupun aktivitas yang menjadi kegiatan utama tahapan lifecycle. Misalnya proses financial management dan demand management dalam tahapan Service Strategy.
  4. Supporting organization structures and roles – proses-proses ITIL tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa defini roles dan responsibilities. Bagian ini menjelaskan semua aspek yang terkait dengan kesiapan model dan struktur organisasi.
  5. Technology considerations – menjelaskan solusi-solusi otomatisasi atau software ITIL yang dapat digunakan pada tahapan lifecycle, serta persyaratannya.
  6. Practice Implementation – berisi acuan/panduan bagi organisasi TI yang ingin mengimplementasikan atau yang ingin meningkatkan proses-proses ITIL.
  7. Complementary guideline – berisi acuan model-model best practice lain selain ITIL yang dapat digunakan sebagai referensi bagian tahapan lifecycle.
  8. Examples and templates – berisi template maupun contoh-contoh pengaplikasian proses.

Di samping buku-buku dalam core guidance publications, ada juga complementary guidance. Dimana buku-buku dalam kategori nantinya dimaksudkan untuk memberikan model, acuan dan panduan bagi penerapan ITIL pada sektor-sektor tertentu seperti jenis industri tertentu, tipe organisasi serta arsitektur teknologi. Dengan demikian, ITIL akan dapat lebih diterima serta diadaptasi sesuai dengan lingkungan serta behaviour dari setiap organisasi TI.

Siklus Layanan ITIL

Kelima bagian ITIL yang seperti tersebut di atas biasanya disebut juga sebagai bagian dari sebuah siklus. Dikenal pula dengan sebutan Sikuls Layanan ITIL. Secara singkat, masing-masing bagian dijelaskan sebagai berikut.

Service Strategy Inti dari ITIL Service Lifecycle adalah Service Strategy.

Service Strategy memberikan panduan kepada pengimplementasi ITSM pada bagaimana memandang konsep ITSM bukan hanya sebagai sebuah kemampuan organisasi (dalam memberikan, mengelola serta mengoperasikan layanan TI), tapi juga sebagai sebuah aset strategis perusahaan. Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar dari konsep ITSM, acuan-acuan serta proses-proses inti yang beroperasi di keseluruhan tahapan ITIL Service Lifecycle.

Topik-topik yang dibahas dalam tahapan lifecycle ini mencakup pembentukan pasar untuk menjual layanan, tipe-tipe dan karakteristik penyedia layanan internal maupun eksternal, aset-aset layanan, konsep portofolio layanan serta strategi implementasi keseluruhan ITIL Service Lifecycle. Proses-proses yang dicakup dalam Service Strategy, di samping topik-topik di atas adalah:

  1. Service Portfolio Management
  2. Financial Management
  3. Demand Management

Bagi organisasi TI yang baru akan mengimplementasikan ITIL, Service Strategy digunakan sebagai panduan untuk menentukan tujuan/sasaran serta ekspektasi nilai kinerja dalam mengelola layanan TI serta untuk mengidentifikasi, memilih serta memprioritaskan berbagai rencana perbaikan operasional maupun organisasional di dalam organisasi TI.

Bagi organisasi TI yang saat ini telah mengimplementasikan ITIL, Service Strategy digunakan sebagai panduan untuk melakukan review strategis bagi semua proses dan perangkat (roles, responsibilities, teknologi pendukung, dll) ITSM di organisasinya, serta untuk meningkatkan kapabilitas dari semua proses serta perangkat ITSM tersebut.

Service Design Agar layanan TI dapat memberikan manfaat kepada pihak bisnis, layanan-layanan TI tersebut harus terlebih dahulu di desain dengan acuan tujuan bisnis dari pelanggan. Service Design memberikan panduan kepada organisasi TI untuk dapat secara sistematis dan best practice mendesain dan membangun layanan TI maupun implementasi ITSM itu sendiri. Service Design berisi prinsip-prinsip dan metode-metode desain untuk mengkonversi tujuan-tujuan strategis organisasi TI dan bisnis menjadi portofolio/koleksi layanan TI serta aset-aset layanan, seperti server, storage dan sebagainya.

Ruang lingkup Service Design tidak melulu hanya untuk mendesain layanan TI baru, namun juga proses-proses perubahan maupun peningkatan kualitas layanan, kontinyuitas layanan maupun kinerja dari layanan.

Proses-proses yang dicakup dalam Service Design yaitu:

  1. Service Catalog Management
  2. Service Level Management
  3. Supplier Management
  4. Capacity Management
  5. Availability Management
  6. IT Service Continuity Management
  7. Information Security Management

Service Transition Service Transition menyediakan panduan kepada organisasi TI untuk dapat mengembangkan serta kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI baik yang baru maupun layanan TI yang dirubah spesifikasinya ke dalam lingkungan operasional. Tahapan lifecycle ini memberikan gambaran bagaimana sebuah kebutuhan yang didefinisikan dalam Service Strategy kemudian dibentuk dalam Service Design untuk selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation.

Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:

  1. Transition Planning and Support
  2. Change Management
  3. Service Asset & Configuration Management
  4. Release & Deployment Management
  5. Service Validation
  6. Evaluation
  7. Knowledge Management

Service Operation Service Operation merupakan tahapan lifecycle yang mencakup semua kegiatan operasional harian pengelolaan layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat berbagai panduan pada bagaimana mengelola layanan TI secara efisien dan efektif serta menjamin tingkat kinerja yang telah diperjanjikan dengan pelanggan sebelumnya. Panduan-panduan ini mencakup bagaiman menjaga kestabilan operasional layanan TI serta pengelolaan perubahan desain, skala, ruang lingkup serta target kinerja layanan TI.

Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:

  1. Event Management
  2. Incident Management
  3. Problem Management
  4. Request Fulfillment
  5. Access Management

Continual Service Improvement Continual Service Improvement (CSI) memberikan panduan penting dalam menyusun serta memelihara kualitas layanan dari proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai prinsip dan metode dari manajemen kualitas, salah satunya adalah Plan-Do-Check-Act (PDCA) atau yang dikenal sebagi Deming Quality Cycle.

===========================

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/ITIL

Dari penjelasan Wikipedia di atas, ada yang diberi contoh pada materi pelatihan tadi seperti Capacity Management misalnya berapa persentase % ketersediaan aplikasi, jika 1 tahun 365 hari, maka tentu tidak ke semua 365 itu kita pakai untuk menjalankan bisnis, atau misalnya konfigurasi disaster-management untuk aplikasi kita, yaitu event-event apa yang otomatis terpicu pada saat-saat pra-bencana, saat bencana, dan setelah bencana.

Sekilas saya lihat pada slide presentasi tadi, salah satu perusahaan yang telah menerapkan ITIL adalah Dell.

Sekian dan terima kasih telah membaca.

Posted by: azohri | March 18, 2010

18 Maret 2010 / 2 Rabiuts Tsani 1431 H

Hari ini Kamis, 18 Maret 2010 / 2 Rabiuts Tsani 1431 H, di kota Bandung, memulai agenda baru, bersiap untuk kerja.

Agenda seperti apa ya, rencana yang bagaimana untuk dilakukan pada hari ini. Ah pokoknya yang bemanfaat dan sesuai dengamn prinsip bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin. Sepertinya mulai menamatkan satu per satu koleksi buku akan sangat bagus.

Iya benar, target saya hari ini adalah menamatkan satu buku atau e-book pemrograman PHP, yaitu Extending PHP oleh Wez Furlong. Buku ini cuma 24 halaman, sepertinya tambah satu buku lagi akan sangat baik, oke, dua judul lagi, Memproteksi Image dengan PHP karya Stieven R. Kalengkian dan Tips Membuat Metode Searching Sederhana Ala Google karya dari Nofriza Ninidiyasari. Setelah shalat Zhuhur dan sambil istirahat, saya akan membaca buku-buku tersebut.

Sekarang, bersiap-siap untuk bekerja, upz lupa, mau mencuci pakaian dulu, jam 8 baru berangkat kerja di Politeknik Pos Indonesia.

Posted by: azohri | March 8, 2010

Bahasa Palembang Halus

Berikut ini adalah bahasa Palembang yang halus, yang biasa dipakai pada upacara-upacara adat.
Saya sendiri baru tahu tentang bahasa ini, padahal udah 20 tahun lebih tinggal di Baturaja (Sumsel).
Saya tahu tentang bahasa ini dari salah thread di Kaskus Regional Palembang: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1449830

sinten = siapa
tumbas = beli
sios = satu
saos = saja
wikan = dapat, tahu
sederengnyo = sebelumnya
sedantennyo = semuanya
ingge = ya
leser = benar
sampun = sudah
lambat = lama
betaken = bertanya
niki = ini
niku = itu ( bunyi u seperti pada kata udang, cerutu, bulu)
kulo = saya (bunyi o seperti pada kata lobang, lolo)
nikuu = kamu (bunyi uu seperti pada kata kasur, u tidak dipanjangkan , mirip o)
nano – tidak
angsal = boleh
budak = anak
anom = muda
pundi = mana
tebi = jauh (bunyi i seperti e pada kata lele, lading)
atawa = atau
jeru(u) = di dalam
ayun = ayo
kemriki = kesini
lenggeh = duduk
sedenget = sebentar
wenten = ada

siyos = 1
kale = 2 (bunyi e cak di kato tempe)
telu = 3 (bunyi e cak di kato petang)
sekawan = 4
gangsal = 5
genep = 6 (bunyi e cak di kato petang)
pitu = 7
wolu = 8
songo = 9
sedoso = 10

pinten = berapa
rencang = kawan
ngerencangi = menemani
damel = kerja (bunyi e cak di kato petang)
damelan = pekerjaan
bedamel = bekerja
alem = puji (bunyi e di kato petang)
nyatu amit = mohon diri
nyatu alem = mohon diri

majeng = baiklah
nyaweske = menyiapkan
benjang pagi = besok
mantuk = pulang
sesampun = sesudah

sewikan = setahu
wengkeng = belakang
lanang = laki-laki
wadon = perempuan
tingal = lihat
peningalan = penglihatan
ningali = melihat
telas = habis
tumut = ikut
sepu = tua
langkung = panjang
selangkung = sepanjang
lian = lain
parek = hadap
pangkeng = kamar
gede = besar
ageng = besar
alit = kecil
sedeng = gila
kirang = kurang
kekirangan = kekurangan
pengirangan = pengurangan

Posted by: azohri | March 7, 2010

Iran Khodro, mobil produksi Iran

Iran Khodro, atau biasa disebut IKCO adalah pabrikan mobil yang bermarkas di Tehran.
Didirikan pada tanggal 18 August 1962 oleh Aliakbar Khayami, Ahmad Khayami, Mahmoud Khayami, Marzieh Khayami, dan Zahra Seyedi Rashti di Ekbatan Street, Tehran.

Logo Perusahaan Iran Khodro

Logo Iran Khodro

Logo Iran Khodro

Mobil produksi Iran Khodro

Soren ELX

Soren ELX

Soren ELX

Soren ELX

Soren ELX

Samand Soren

Samand Soren

Samand Soren

Samand

Samand

Samand

Samand LX

Samand LX

Samand LX

Runna

Runna

Runna

Samand Sahel

Samand Sahel

Samand Sahel

Info ini juga saya buatkan thread di Kaskus: http://www.kaskus.us/showthread.php?p=177710753

Posted by: azohri | March 3, 2010

Rabu, 3 Maret 2010

Seperti biasa, hari ini berangkat kerja, mudah2an hari ini ada perkembangan kontrak saya di Politeknik Pos Indonesia karena saya sangat membutuhkan pekerjaan

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.